Senin, 04 Maret 2013

INVESTASI LEWAT BARANG ANTIK MAKIN TUA MAKIN MAHAL

Bagi sebagian orang, mengkoleksi barang antik ternyata mampu memberikan keasyikan tersendiri. Kolektor yang jeli, bisa membuat barang antik menjadi tambang investasi.

Kusam, kuno dan sarat akan mistis, kesan itulah yang biasanya tertangkap pada barang-barang lawas. Barang-barang kuno, umumnya tak banyak dilirik orang. Akan tetapi, ditangan orang-orang kreatif, rongsokan yang tampak tak berharga tersebut bisa menjadi barang koleksi yang bernilai seni tinggi. Tindakan mengkoleksi barang seringkali disebabkan karena barang-barang tersebut dianggap memiliki nilai bersejarah.

Selain itu, pengoleksian barang sering juga didasarkan karena umurnya. Banyak orang yang mengoleksi barang karena barang tersebut memiliki usia yang cukup tua. Bahkan, makin tua usia barang tersebut, bisa jadi akan makin mahal harga barang tersebut. Namun demikian perlu diketahui bahwa tidak semua barang-barang yang berusia tua memiliki nilai khusus dan dikoleksi oleh orang banyak, mengingat bahwa itu semua sangat tergantung pada persepsi orang terhadap barang tersebut. Karenanya, dari beberapa macam anggapan terhadap nilai khusus tersebut, dibawah ini adalah contoh barang-barang yang bisa dikoleksi:

a. Barang-barang seni (lukisan, patung)
b. Barang-barang kerajinan (keramik, batik)
c. Barang-barang aksesori (arloji)
d. Barang-barang perhiasan (kalung, gelang)
e. Barang-barang sejarah (benda peninggalan)

Jadi pada prinsipnya, hampir semua barang bisa dikoleksi. Nah, barang-barang koleksi inilah yang bisa dijadikan investasi. Bisa jadi barang-barang yang tadinya dipikir biasa saja, 10 atau 20 tahun kemudian menjadi tinggi sekali harganya karena barang tersebut memiliki nilai keindahan yang luar biasa. Harga barang antik koleksi akan kian tak terhingga bila kondisi barang langka. Tak hanya itu, barang antik yang sarat akan nilai sejarah juga akan mendongkrak nilai investasinya. Bila ketiga pakem tersebut sudah dipegang kolektor, maka nilai investasi barang koleksi akan tak terbatas. Keuntungan yang diraup bisa berlipat-lipat.

MEMAHAMI KERIS DAN TUAHNYA

Magic yang keluar dari aura keris berdasarkan ilmu perkerisan, bisa disimpulkan, bahwa para empu zaman dulu adalah seorang pakar ahli bathin, sehingga mereka mampu menciptakan sebilah keris dengan memasukkan ilmu aji atau postipnotis pada tiap tempaannya sehingga serat keris itu jadi mempunyai suatu daya magic yang sangat besar pengaruhnya.

Berdasarkan hasil penelitian para psikologi tersebut. Keris menjadi suatu kepercayaan dan kebanggaan si pemegang karena tuahnya, bahkan dari situ pula sugesti orang akan terpanggil. Seperti keris bisa berwujud manusia serem, berubah seekor naga dan lain-lain.


Pada zaman Majapahit yang pertama, sang raja memerintahkan kepada seluruh empu sakti madraguna untuk membuat keris yang mirip dengan beberapa keris pembuatan para dewa dan dengan kepandaian mereka semua. Akhirnya terlahir juga bentuk keris yang sangat mumpuni sebagai pegangan para raja zaman itu.

Sebagai pengenalan dasar, kita juga harus tahu tentang apa yang disebut Madya atau zaman pembuatan, karena semua itu adalah kunci awal untuk mengenal lebih dekat keindahan sebuah magic keris dan perawatannya, dan disini dibagi menjadi 5 Madya, diantaranya :

KUNO
Sebuah pembuatan keris yang dibikin antara tahun 125 M – 1125 M oleh
beberapa Empu di zaman purwacarita, beliau adalah, Empu Hyang Ramadi, Empu Iskadi, Empu Sugarti, Empu Mayang dan Empu Sarpadewa.
 
 

MADYA KUNO
Sebuah pembuatan keris yang dibikin antara tahun 1126 m – 1250 m
meliputi Kerajaan Jenggala, Kediri, Pajajaran dan Cirebon.
Empunya adalah, Kyai Gebang, Kyai Bayu Aji, Nini Sumbro, Empu Akas, Empu Lung Lungan, Empu Dewayani dan lain-lain.

MADYA PERTENGAHAN
Sebuah pembuatan keris yang bikin dibikin antara tahun 1251 m – 1459 m meliputi kerajaan, Jenggala, Kediri, Tuban, Madura dan Blambangan. Empu pada masa itu adalah, Empu Bromo Koolali, Empu Luwuk, Empu Sriloka, Empu Sutapasana, Empu Kuwung dan Empu kisa.

TENGAH
Sebuah pembuatan keris yang dibikin antara tahun 1460 M – 1613 M meliputi kerajaan, Madiun, Demak, Pajang dan Mataram.
Empunya adalah, Empu Tudung, Empu Joko Supo, Empu, Empu Lobang, Empu Looning, Empu Kithing, Empu Warih dan Empu Madrim.

MUDA
Sebuah pembuatan keris yang dibikin antara tahun 1614 M hingga para empu sakti telah tiada, meliputi kerajaan Kertasura dan Surakarta, empunya adalah Empu Mangun Malelo, Empu Tarung Wongso, Empu Hastronoyo, Empu Wiro Sukadgo, Empu Brojo Sentiko dan Empu Sendang Warih.

Begitulah sepenggal pemahaman sebilah keris. Semoga menjadi suatu kajian wabil khusus, kolektor-kolektor handal di bidangnya.

Reaksi:

0 komentar: