Kamis, 29 Mei 2014

KECANDUAN GAME MENJADI OTAK RUSAK BAHKAN MENINGGAL

Game online adalah game komputer yang dapat dimainkan oleh multipemain melalui internet. Biasanya disediakan sebagai tambahan layanan dari perusahaan penyedia jasa online atau dapat diakses langsung (mengunjungi halaman web yang bersangkutan) atau melalui sistem yang disediakan dari perusahaan yang menyediakan permainan tersebut.

Game online digandrungi mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Perkembangan game sendiri sangatlah pesat. Dahulu game hanya bisa dimainkan maximal dua orang, sekarang dengan adanya internet bisa mencapai 100 orang lebih. Bahkan seluruh dunia pun bisa memainkan secara bersamaan dan berhubungan satu sama lain dalam. Kecanggihan teknologi yang disajikan dalam permainan jaringan ini, seorang gamer bisa bertemu dengan gamer lain di seluruh dunia yang berada jauh sekalipun. Game dengan fasilitas online via internet menawarkan fasilitas lebih dibandingkan dengan game biasa (video game) karena para pemain itu bisa berkomunikasi dengan pemain lain diseluruh penjuru dunia melalui media chatting.

DAMPAK GAME ONLINE

Secara Sosial, Hubungan dengan teman, keluarga jadi renggang karena waktu bersama mereka menjadi jauh berkurang. Pergaulan hanya di game online, sehingga membuat para pecandu game online jadi terisolir dari teman-teman dan lingkungan pergaulan nyata. Ketrampilan sosial berkurang, sehingga semakin merasa sulit berhubungan dengan orang lain. Perilaku jadi kasar dan agresif karena terpengaruh oleh apa yang kita lihat dan mainkan di game online.

Secara Psikis, Pikiran kita jadi terus menerus memikirkan game yang sedang kita mainkan. Sulit konsentrasi terhadap studi, pekerjaan, sering bolos atau menghindari pelajaran. Membuat kita jadi cuek, acuh tak acuh, kurang peduli terhadap hal-hal yang terjadi di sekitar. Melakukan apa pun demi bisa bermain game, seperti berbohong, mencuri uang, dan lain-lain. Terbiasa hanya berinteraksi satu arah dengan komputer membuat tertutup, sulit mengekspresikan diri ketika berada di lingkungan nyata.

Secara Fisik, Terkena paparan cahaya radiasi komputer dapat merusak saraf mata dan otak kesehatan jantung menurun akibat bergadang 24 jam bermain game online. Ginjal dan lambung juga terpengaruh akibat banyak duduk, kurang minum, lupa makan karena keasyikan main. Berat badan menurun karena lupa makan, atau bisa juga bertambah karena banyak ngemil dan kurang olahraga. Mudah lelah ketika melakukakan aktivitas fisik, kesehatan tubuh menurun akibat kurang olahraga. Yang paling parah adalah dapat mengakibatkan kematian.

Dampak bermain game juga dapat menimbulkan kerugian hingga kematian jika dilakukan secara berlebihan, pria asal China ini jadi korbannya. Seorang pria asal provinsi Hunan, China, dikabarkan mengalami 'kerusakan' otak setelah bermain game nonstop selama 3 hari berturut-turut. Terkesan tak masuk akal memang, tapi pria berumur 26 tahun tersebut pingsan di tempat duduknya setelah marathon game itu, Ubergizmo (26/5).

Menurut pihak rumah sakit, pria tersebut mengalami pendarahan otak yang cukup parah. Selain faktor bermain game, ternyata pendarahan tersebut juga disebabkan oleh asupan makanan yang tidak sehat. Selama tiga hari bermain game, dia hanya mengonsumsi ayam goreng dan minum minuman berkarbonasi atau softdrink secara terus menerus. Hal itu diperparah dengan kondisi fisik si pria yang ternyata sudah mengalami obesitas. Berat badannya pun telah mencapai 100 kilogram. Walaupun diberitakan telah selamat dan dapat bergerak, pria yang juga pekerja kantoran itu diperkirakan dapat mengalami masalah dalam berbicara hingga masalah mental akibat kerusakan otak tersebut.
  
Daftar panjang insiden tewasnya orang yang melibatkan permainan game online secara berlebihan

1. Nanda Rizky Saputra (12 tahun) - Indonesia Kabar serupa juga muncul dari magetan, jawa timur, seorang bocah berumur 12 tahun ditemukan meninggal dalam sebuah warnet oleh penjaga warnet tersebut, padahal ia baru masuk warnet 45 menit, terakhir kali diketahui ia tengah mengidap penyakit jantung.

2. Dede Hendri (20 tahun) - Indonesia Saya akan memulianya dengan pemuda dalam negri dulu, dede hendri ditemukan meninggal dalam sebuah warnet, ia memang gemar bermain game online, jika sudah masuk warnet ia bias berjam-jam didalamnya, terakhir kali ia bermain semalam suntuk pada 4 Desember 2011 lalu sebelum ia ditemukan meninggal dunia.

3. Chen Rong-yu (23) - Taiwan Kasus kematian karena game online yang ketiga adalah Chen-Rong-yu, lelaki 23 tahun asal Taiwan ini meninggal akibat serangan jantung yang diakibatkan kelelahan saat bermain game online League of Legends. Ia bermain game selama 23 jam. Namun, orang-orang disekitarnya tidak menyadari jika pemuda tersebut telah meninggal, ia sudah Sembilan jam menjadi mayat sebelum ditemukan meninggal dunia.

4. Cuang ( Taiwan ), 40 jam main game Saking asyiknya bermain video game selama 40 jam tanpa berhenti, seorang remaja 18 tahun di wilayah Tainan, Taiwan Selatan, tewas. Remaja itu ditemukan di sebuah kafe Internet oleh pekerja kafe. Bahkan ia diyakin tidak makan 2 hari penuh karena main Diablo III. Remaja itu hanya diketahui memiliki nama keluarga Chuang.

5. Xu Kaixiang ( Remaja Singapura ) tewas setelah 12 jam main game Seorang mahasiswa jurusan biologi dari Universitas Nasional Singapura (NUS) bernama Xu Kaixiang ditemukan meninggal di meja belajarnya. Lelaki itu tewas setelah bermain video game seharian. Tubuh kaku Kaixiang ditemukan terbujur di samping komputer pribadinya masih menyala. Menurut ayah mahasiswa tingkat tiga itu, anaknya memang sengaja bermain game sebab itu hari libur. Ayah Kaixiang mengakui anaknya memang biasa menghabiskan waktu bermain game seharian. Pada pukul 01.00 ia masih ada didepan computer dan paginay ia masih melihat putranya didepan computer pula, baru Pada hari ahad ia coba embangunkan namun ternyata putranya sudah menjadi mayat.

6. Cris Stanifort ( Remaja Amerika ), main video game 12 jam Cris Stanifort (20) gamer asal amerika meninggal setelah bermain Xbox selama 12 jam. DVT (deep vein thrombosis) telah menjangkitnya. Ayah Cris, Daud Stanifort,menghimbau bagi para gamer agar jangan terlalu over. DVT terjadi dalam periode yang panjang. Darah dimaksudkan untuk mengalir. Jika terhambat, ada potensi untuk membeku atau menggumpal. Darah dalam vena-vena secara terus-menerus membentuk bekuan-bekuan mikroskopis yang secara rutin diuraikan oleh tubuh. DVT dapat terjadi dalam periode panjang dan dapat membunuh jika gumpalan darah sampai ke paru-paru. Penelitian koroner menyebutkan, pembekuan terjadi di betis kiri Cris sebelum pindah ke paru-parunya. Hal ini menyebabkan penyumbatan yang fatal, yang dikenal sebagai Pulmonary Emolism.

7. Liu Peng Han ( Malaysia ) semalam full tanpa henti Seorang warga Malaysia bernama Liu Peng Han (35), ditemukan tewas dalam rumahnya. Jasadnya ditemukan didepan game console. Ni mengindikasikan game tersebut penyebab kematianya, juga berdasarkan keterangan kerabat han bahwa han memang sering menghabiskan waktu untuk bermain game. Pamanya memang kala itu ada janji untuk bertemu denganya, karena HPnya terus tidak bias dihubungi, akhirnya paman han segera datang ke rumah Han dengan beberapa kerabat. Beberapa lama di panggil dan diketuk pintu namun tak ada jawaban kemudian mereka mendobrak pintu.

8. Lee (28 tahun) - Korea Selatan Lelaki yang teridentifikasi dengan nama keluarga, Lee ini ditemukan meninggal saat bermain game di sebuah warnet di kota Taegu, Korea Selatan. Menurut keterangan polisi, Lee tewas karena tidak tidur dan hanya mengkonsumsi sedikit makanan selama bermain game online. Selain itu, polisi juga menduga bahwa penyebab kematiannya adalah karena gagal jantung akibat dari kelelahan.

9. Jake Gallagher Seorang remaja berusia 16 tahun jatuh pingsan dan meninggal dunia saat bermain video game. Kematiannya diduga kareha terlalu gembira sehingga memicu serangan jantung fatal. Jake Gallagher memiliki kondisi jantung yang tidak terdiangnosis. Ia diyakini tewas karena lonjakan andrenalin. "Sonic the Hedgegog adalah game favoritnya. Dia akan lebih senang, melompat-lompat, berteriak di layar," ujar ibunya, Sarah Pyatt dikutip Huffingtonpost. Ia dibawa ke rumah sakit tapi dinyatakan otaknya mati dan meninggal dua hari kemudian. "Ada risiko yang pasti pada orang mudah yang bermain game cenderung menyebabkan lonjakan andrenalin dalam darah," ujar profesor Sanjay Sharma.

10. Russell Shirley (32 tahun) Pria ini tewas setelah memainkan game online Diablo III selama tiga hari tanpa henti. Bahkan menurut rekan kerjanya, Russell selalu menghabiskan seluruh waktunya di akhir pekan untuk memainkan game online tersebut.

11. Peter Burkowski yaitu seorang pelajar yang berotak cerdas dan telah berusia 18 tahun. Ia sering sekali bermain game Arcade ketika Sabtu jam 08 : 30 PM. Saat dia mencetak score tinggi pada mesin Berzerk, kemudian waktu dia meninggalkan game tersebut untuk lihat game lain. Tiba-tiba dia roboh dikarenakan akibat serangan jantung. Setelah di otopsi ternyata dia meninggal disebabkan video game yang menyebabkan meningkatnya tekanan darah serta detak jantungnya dengan cara yang sangat dramatis.

12. Lee Seung Seop, Starcraft yaitu permainan multiplayer secara on-line, dimana pemain akan berikan perintah kepada legiun prajurit serta akan terjun ke medan pertempuran menggunakan pasukan prajurit musuh yang telah dikendalikan oleh pemain lain. Permainan atau game itu benar-benar popular hingga beberapa gamer profesional dapat membuahkan sebesar seratus ribu dollar dalam setahun ketika bermain Starcraft. Game ini benar-benar buat kecanduan penggunanya. Salah satunya saat orang yang dikenal dengan nama 'Lee' meninggal dunia, pihak berwenang yang sudah menyelidiki telah menyampaikan bahwasanya kematian itu lantaran serangan gagal jantung akibat dari kelelahan bermain game.

13. Xiao Yi telah berusia 13 tahun saat dia melakukan lompatan bunuh diri dari gedung yang berlantai 24. Kemudian pesan terakhir yang dia tinggalkan kepada orangtuanya ditulis dari sudut pandang ciri-ciri permainannya. Dalam isi pesannya menuturkan hasrat Xiao Yi untuk bersua dengan tiga rekan gamenya di alam kubur. Sebelumnya orangtuanya pernah ajukan pertanyaan padanya masalah kecanduannya. Namun Xiao Yi malah menjawab bila ia sudah benar-banar teracuni oleh permainan hingga tak dapat lagi menguasai dirinya'.

14. Shawn Wolley, Cerita ini tetap selalu diperdebatkan, tetapi faktanya yaitu Shawn Wolley yang sudah berumur 21 tahun sedang bermain berjam-jam dengan game on-line Everquest saat sebelum dia menembak dirinya sendiri hingga meninggal dunia di depan layar komputernya. Saat Ibunya menemukan dia tergeletak terdapat pesan yang terkait game dan membuat dia malas untuk hidup dan kehilangan motivasinya

15. Wanita Tua, Pada tahun 2007, seorang anak berusia 13 tahun bernama Dihn membunuh wanita berusia 81 tahun kemudian mengambil uangnya untuk mendanai akibat ketagihannya untuk bermain game on-line. Pihak kepolisian Vietnam telah melaporkan bila Dihn sudah mengikat nenek menggunakan tambang, kemudian ia menguburkannya ke dalam tumpukan pasir yang berada tepat di depan rumahnya. Karena usianya masih kecil, dia tak di kirim ke penjara, tetapi dikirim ke Camp pendidikan. Kemudian akan dibebaskan jika besar dan sudah berkelakuan baik.

16. Seorang Balita, Tyrone Spellman yang tengah asyik bermain dengan waktu yang lama dengan Xboxnya. Saat putrinya yang telah berumur 17 bulan menarik sebagian kabel yang membuat membalikkan Xboxnya ke tanah dan mengakibatkan rusak, Tyrone jadi betul-betul murka. Tyrone kemudian menghantam putrinya sampai tewas.

Reaksi:

0 komentar: