Kamis, 26 November 2009

HARI KIAMAT DAN HURU-HARANYA

KEKUASAAN ALLAH MENGHIDUPKAN MANUSIA SEPERTI SEMULA.
Aku bersumpah dengan hari Kiamat, dan Aku bersumpah demi Jiwa yang selalu menyesali ( dirinya sendiri ). Apakah manusia mengira, bahwa kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang-belulangnya ? (Bahkan) kami mampu menyusun (kembali) jari-jemarinya dengan sempurna. Tetapi manusia hendak berbuat maksiat terus-menerus. (Al Qiyamah 75 : 1-5)

Dia Bertanya, “ Kapankah Hari Kiamat itu ?” Maka apabila mata terbelalak (ketakutan) dan Bulan pun telah hilang cahayanya lalu Matahari dan Bulan Dikumpulkan , .
(Al Qiyamah 75 : 6-9).

Apabila matahari digulung, dan apabila bintang-bintang berjatuhan dan Gunung-gunung dihancurkan ( AT Takwir 81 : 1-3). Apabila Langit terbelah, dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan dan apabila lautan dijadikan meluap (AL-Infitar 82 : 1-3). Dan apabila Lautan Dipanaskan ( AT Takwir 81 : 6)

Pada hari itu manusia berkata, “Kemana tempat lari ?” Tidak ! Tidak ada tempat berlindung ! Hanya kepada Tuhannmu tempat kembali pada hari itu. Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya. Bahkan manusia menjadi saksi atas dirinya sendiri, dan meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya. (Al Qiyamah 75 : 10-15)

Reaksi:

0 komentar: